Guarantee Policy and Safepay

Sebagai platform online yang mempertemukan klien dengan freelancer, Sribulancer akan memastikan kelancaran transaksi antara klien dan freelancer dengan memberikan ketentuan untuk guarantee, money back, dan safepay. Berikut penjelasannya:

Guarantee

Guarantee adalah kebijakan yang diberikan oleh Sribulancer kepada Klien. Dengan kebijakan ini, Klien akan mendapatkan pelamar yang memiliki kemampuan yang sesuai untuk bidang pekerjaan yang Anda tawarkan. Anda akan merasakan kemudahan dalam memilih Freelancer yang akan direkrut sehingga pekerjaan akan selesai lebih cepat.

Money Back Guarantee

Money Back Guarantee adalah kebijakan yang diberikan oleh Sribulancer kepada Klien. Dengan kebijakan ini, Klien akan mendapatkan kembali uang yang telah ditransfrer jika Freelancer tidak memberikan hasil yang memuaskan.

Klien bisa melaporkan kepada pihak Sribulancer jika mendapatkan hasil pekerjaan Freelancer yang tidak memuaskan dan tim Sribulancer akan segera mengeceknya. Jika hasil pekerjaan Freelancer tersebut terbukti tidak memuaskan, maka Klien dapat memilih antara merekrut Freelancer lain atau mendapatkan kembali uang yang sudah dibayarkan. Sribulancer memiliki hak untuk menyetujui atau menolak permintaan money back oleh klien.

Jika Klien meminta kembali uang yang sudah dibayarkan kepada pihak Sribulancer sebelumnya, maka Sribulancer akan mengembalikan uang yang telah Klien transfer setelah dikurangi transaction fee sebesar 10%.

Contoh skenario:
  1. Klien membayar Rp. 1.000.000,- untuk merekrut Freelancer yang mampu mengerjakan 3 artikel untuk blog kecantikan. Namun, setelah lebih dari 4 minggu, Freelancer tersebut hanya menyelesaikan 2 artikel. Klien melaporkannya kepada pihak Sribulancer agar bisa mendapatkan kembali uang sebesar Rp. 1.000.000,- tersebut. Setelah pihak Sribulancer melakukan pengecekan dan mendapati pekerjaan yang tidak diselesaikan oleh Freelancer tersebut, maka pihak Sribulancer akan menawarkan pilihan kepada klien untuk memilih freelancer lain untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut atau Sribulancer mengembalikan uang Klien sebesar Rp. 900.000,- setelah dipotong transaction fee sebesar 10% (Rp 100.000) dari Rp. 1.000.000,- tersebut.
  2. Klien membayar Rp. 5.000.000,- untuk merekrut Freelancer yang mampu mendesain web dalam waktu 1 bulan. Namun, setelah lebih dari 1 bulan, Freelancer tersebut tidak memberikan revisi. Klien melaporkannya kepada pihak Sribulancer. Setelah pihak Sribulancer melakukan pengecekan dan mendapati pekerjaan yang tidak diselesaikan oleh Freelancer tersebut, maka pihak Sribulancer menawarkan pilihan kepada Klien untuk memilih Freelancer lain untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut atau Sribulancer mengembalikan uang Klien sebesar Rp. 4.500.000,- setelah dipotong transaction fee sebesar 10% (Rp. 500.000,-) dari Rp. 5.000.000,- tersebut.
  3. Klien telah membayar Rp. 3.000.000,- untuk merekrut freelancer dalam pembuatan desain profil perusahaan. Namun setelah freelancer mengumpulkan hasil desainnya, Klien melaporkan freelancer karena desain yang dibuat tidak sesuai dengan harapannya. Sribulancer akan segera melihat workspace dan komunikasi antara klien dan desainer. Jika freelancer telah mengikuti permintaan klien dan desain yang dibuat telah berdasarkan deskripsi klien, maka Sribulancer memiliki hak untuk menolak permintaan money back.

Safepay

Safepay adalah kebijakan yang diberikan Sribulancer kepada Klien dimana semua pembayaran yang dilakukan Klien akan dipegang oleh Sribulancer hingga Klien mendapatkan hasil dari perkerjaan yang diminta dari Freelancer. Selain itu melalui Safepay, kami memastikan semua pekerjaan administrasi seperti pembayaran kepada Freelancer akan dilakukan oleh Sribulancer dan Klien hanya perlu fokus kepada pekerjaan yang diminta.

Dengan Safepay, Freelancer juga dipastikan akan mendapatkan sejumlah uang yang dijanjikan jika:

  • Klien sudah menutup pekerjaan tersebut
  • Klien tidak merekrut Freelancer lain untuk menggantikan Freelancer yang pertama direkrutnya
  • Klien tidak mengajukan money back

Jika ketentuan yang sudah dijelaskan sebelumnya sudah terpenuhi, maka Freelancer akan mendapatkan uangnya setelah mengajukan payout request dikurangi dengan transaction fee sebesar 10% dari jumah uang yang dicantumkan pada proyek yang diikuti.

Contoh skenario:
  • Pada hari Kamis, Anda berhasil direkrut oleh Klien yang menjanjikan pembayaran sebesar Rp. 2.000.000,- untuk menerjemahkan dokumen dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris. Anda telah menyelesaikan pekerjaan Anda dan Klien telah menutup pekerjaan tersebut pada hari Senin. Maka Anda dapat melakukan payout request dan mendapatkan pembayaran di hari yang sama dengan ketentuan payout request dilakukan sebelum jam 11.00 siang, di atas jam tersebut pembayaran Anda akan di terima di hari berikutnya. Pembayaran yang akan Anda terima adalah sebesar Rp. 1.800.000,- setelah dipotong transaction fee sebesar 10% dari Rp. 2.000.000,- tersebut.
  • Anda berhasil direkrut oleh Klien yang menjanjikan pembayaran sebesar Rp. 1.500.000,- untuk melakukan data entry. Anda menyelesaikan pekerjaan namun tidak dengan performa baik sehingga Klien merasa tidak puas dengan pekerjaan Anda dan memilih untuk merekrut Freelancer lain. Maka Anda tidak mendapatkan pembayaran Anda pada pekerjaan tersebut.